Kamis, 10 Agustus 2017

Reproduksi pada Tumbuhan Biji Terbuka



Tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) adalah tumbuhan yang letak bakal bijinya terbuka dan tidak terlindungi oleh daun buah.Biasanya mempunyai akar tunggang meskipun ada juga yang berakar serabut, seperti pakis haji. Daunnya kaku, kecil, tebal, dan berbentuk seperti jarum. Ada juga yang berbentuk tipis dan melebar seperti daun melinjo. Bunganya tidak mempunyai perhiasan bunga, tetapi hanya mempunyai alat perkembangbiakan yang disebut sporofil. Bunga jantan dan betina tersusun dalam strobilus atau runjung, ada yang berumah satu dan ada yang berumah dua. Dikatakan strobilus berumah satu jika strobilus jantan dan strobilus betina berada pada satu pohon. Dikatakan strobilus berumah dua jika strobilus jantan dan strobilus betina tidak berada dalam satu pohon.

Pembuahan yang terjadi pada tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) adalah pembuahan tunggal, yaitu peleburan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina akan menghasilkan zigot, kemudian berkembang menjadi embrio.
Tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) dibagi menjadi tiga ordo, yaitu sebagai berikut.

1.    Cycadinae (kelompok pakis haji)
Ordo ini dicirikan dengan bentuk dan susunan daun yang mirip dengan pohon palem.Batang tidak bercabang, akar serabut, dan ujung daun mudanya menggulung seperti daun tumbuhan paku muda, termasuk dalam tumbuhan berumah dua.Alat kelamin jantan dan alat kelamin betina terdapat pada pohon yang berbeda.Pohon jantan mempunyai tongkol dengan kotak-kotak berisi serbuk sari.Pohon betina membentuk daun buah yang pipih yang pada lekukan tepi daun buah terdapat bakal biji.Contohnya, pakis haji (Cycas rumphii) yang banyak dimanfaatkan untuk tanaman hias.
 
    
  

2.    Gnetinae (Kelompok melinjo)
Batang pohon melinjo tampak tegak dan bercabang-cabang, mempunyai daun lebar dengan tulang daun menyirip.Apa manfaat melinjo? Melinjo (Gnetum gnemon) banyak digunakan untuk bahan makanan, yaitu daun muda, bunga, biji melinjo dapat disayur, bijinya untuk dibuat emping, dan batangnya untuk bahan-bahan industri, yaitu kulit kayunya dipakai sebagai jala atau bahan kertas.